Description
Sejak kecil, Ayana hidup tanpa peran ayah. Kehilangan peran seorang ayah itu meninggalkan luka yang membuatnya merasa berbeda dari orang lain. Bersama ibunya yang terus berjuang, ia tumbuh dalam keluarga yang tidak utuh, penuh pertengkaran.
Saat berusia delapan tahun, ibunya menikah dengan pria sederhana. Untuk beberapa saat ia merasakan kasih sayang, namun setelah ayah sambungnya jatuh sakit ia mulai diacuhkan oleh ibu dan juga saudaranya. Luka yang Ayana terima bukan hanya dari keluarga tapi dari lingkungan sosial juga ia menerima perlakuan yang tidak pantas. Hal itu meninggalkan trauma yang begitu dalam bagi Ayana. Mentalnya dihantam habis habisan oleh orang yang ia sayangi. Ayana tidak pernah membayangkan jika hidupnya akan menjadi seperti ini. Di tengah kekosongan, hadir sahabat




Reviews
There are no reviews yet.